21 Saham Menekan Jakarta Islamic Index, Melemah di Hari Keenam

Pelemahan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berlanjut pada akhir perdagangan hari keenam berturut-turut, Rabu (15/11/2017), mengekor pergerakan IHSG.
Renat Sofie Andriani | 15 November 2017 17:59 WIB
Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berlanjut pada akhir perdagangan hari keenam berturut-turut, Rabu (15/11/2017), mengekor pergerakan IHSG.

JII ditutup melemah 0,64% atau 4,63 poin di level 723,49 setelah dibuka dengan kenaikan hanya 0,01% atau 0,07 poin di level 728,19.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak fluktuatif di kisaran 723,49-729,51.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 6 saham syariah menguat, 21 saham melemah, dan 3 saham syariah stagnan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang melorot 1,51% menjadi penekan utama terhadap pergerakan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti UNTR (-2,46%) dan ADRO (-4,41%).

Sejalan dengan JII, pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) terus tertekan di zona merah pada akhir perdagangan hari keenam berturut-turut.

IHSG ditutup melemah 0,27% atau 15,98 poin di level 5.972,31, setelah dibuka dengan penguatan 0,23% atau 13,63 poin di level 6.001,92.

IHSG telah tertekan selama enam hari perdagangan berturut-turut sejak berakhir melemah 0,18% atau 11,07 poin di level 6.049,38 pada Rabu (8/11).

Pelemahan IHSG hari ini sekaligus harus membawanya kian menjauhi level 6.000, setelah pada Selasa (14/11) berakhir di level 5.988,29, level penutupan pertama dalam sekitar dua pekan yang tak mencapai level 6.000.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 5.972,31 – 6.012,66.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

ASII

-1,51

UNTR

-2,46

ADRO

-4,41

PTBA

-4,87

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TLKM

+1,23

ICBP

+0,29

LPKR

+1,65

SMRA

+1,64

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top