BRI Syariah Mulai Salurkan KUR ke Sektor Perdagangan

Bisnis.com, JAKARTAPT Bank BRI Syariah melebarkan sayap dalam usaha penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR ke sektor perdagangan, setelah sebelumnya fokus ke sektor pertanian dan perikanan.
Dini Hariyanti | 27 November 2017 10:02 WIB
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) Moch Hadi Santoso (dari kanan) bersama Direktur Wildan dan Direktur Indra Praseno mengunjungi kantor redaksi Harian Bisnis Indonesia di Jakarta, Jumat (24/11). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank BRI Syariah melebarkan sayap dalam usaha penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR ke sektor perdagangan, setelah sebelumnya fokus ke sektor pertanian dan perikanan.

Direktur Utama BRI Syariah Moch. Hadi Santoso mengatakan, sebelumnya perseroan hanya fokus menyalurkan KUR kepada lapangan usaha perikanan dan pertanian saja. Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ini sekarang membidik sektor usaha yang lebih bervariasi.

Kita memang kemarin dibatasi harus memberikan ke perikanan dan pertanian saja, sekarang dilepas. Tadinya juga mencakup Indonesia Timur, tetapi sekarang dilepas lebih kepada sektor usaha mana saja yang butuh lebih cepat,” ucapnya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Sekarang BRI Syariah juga membuka diri untuk menyalurkan kredit bersubsidi tersebut ke lapangan usaha perdagangan. Hadi mengakui bahwa sektor ini memunculkan permintaan pinjaman paling banyak.

Sementara itu, terkait rencana pemerintah menurunkan suku bunga KUR dari 9% menjadi 7%, BRI Syariah mengaku siap mengikuti ketentuan ini.

Pemerintah berencana menerapkan skema tanggung renteng dalam penyaluran KUR mulai tahun depan. Cara ini diharapkan dapat menjaga risiko pembiayaan di level aman.

Jadi nanti dibuat kelompok lalu diberikan pembiayaan ke kelommpok itu. Mereka kan saling mengenal, jadi malu kalau salah satu enggak bayar karena akan harus ditanggung yang lain,” kata Hadi.

PT Bank BRI Syariah optimistis mampu memenuhi target penyaluran pembiayaan dalam program kredit usaha rakyat sejumlah Rp500 miliar sampai pengujung tahun ini. Alokasi pendanaan tersebut sesuai usulan bahwa seluruhnya untuk KUR mikro.

Sekretaris Perusahaan BRI Syariah Indri Tri Handayani mengatakan, sampai dengan periode 31 Agustus 2017 total penyaluran pembiayaan KUR mencapai Rp355 miliar. Alokasi khusus untuk segmen mikro sesuai dengan usulan perseroan.

Hingga tahun ini, BRI Syariah menjadi satu-satunya penyalur kredit usaha rakyat berskema syariah. Kami mendukung penuh program pemerintah dalam memberdayakan UMKM,” tuturnya kepada Bisnis secara terpisah.

Dengan realiasi penyaluran pembiayaan mencapai Rp335 miliar, jumlah debitur KUR BRI Syariah sebanyak 15.121 jiwa. Adapun rerata pembiayaan yang disalurkan kepada setiap debitur sekitar Rp22 juta.

Tag : bri syariah
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top