Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah 0,27%, 18 Saham Tertekan

JII ditutup melemah 0,27% atau 1,91 poin di level 715,62 setelah dibuka menguat 0,28% atau 2,03 poin di level 719,55.
Aprianto Cahyo Nugroho | 05 Desember 2017 17:10 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (5/12/2017).

JII ditutup melemah 0,27% atau 1,91 poin di level 715,62 setelah dibuka menguat 0,28% atau 2,03 poin di level 719,55.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak pada kisaran 715,17-721,68.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 7 saham syariah menguat, 18 saham melemah, dan 5 saham syariah stagnan.

Saham PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) yang melemah 6,90% menjadi penekan utama terhadap pergerakan JII pada akhir perdagangan hari ini, disusul saham WSKT (-6,25%) dan SMGR (-2,60%).

Berbanding terbalik dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,04% atau 2,28 poin di level 6.000,47, setelah dibuka di zona positif dengan penguatan 0,38% atau 22,89 poin di level 6.021,08.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG terus berfluktuasi dan sempat tertekan pada siang hari. Namun IHSG mampu berbalik menguat di akhir perdagangan. IHSG bergerak di kisaran 5.979,48 – 6.026,41.

Dari 563 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 97 saham menguat, 252 saham melemah, dan 215 saham stagnan.

Tiga dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin oleh sektor finansial dengan penguatn 0,73%. Adapun enam sektor lainnya ditutup melemah, didorong sektor properti dengan pelemahan sebesar 1,65%.

 

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

LPPF

-6,90

WSKT

-6,25

SMGR

-2,60

BSDE

-4,29

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

ASII

+1,23

UNVR

+0,71

SCMA

+5,91

BRPT

+1,76

 

 

 Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top