Reli Tiga Hari, Jakarta Islamic Index Ditutup Menguat 1,43 Persen

JII ditutup menguat 1,42% atau 9,20 poin ke level 655,76, setelah dibuka dengan kenaikan 0,54% atau 3,46 poin di posisi 650,03.
Aprianto Cahyo Nugroho | 20 September 2018 17:43 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melanjutkan reli penguatan di hari perdagangan ketiga hari ini, Kamis (20/9/2018).

JII ditutup menguat 1,42% atau 9,20 poin ke level 655,76, setelah dibuka dengan kenaikan 0,54% atau 3,46 poin di posisi 650,03.

Adapun pada perdagangan Rabu (19/9), JII berakhir menguat 1,27% atau 8,12 poin di level 646,57.

Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I hari ini, indeks syariah bergerak pada level 649,37-657,39. Sebanyak 26 saham menguat, 3 saham melemah, dan 1 stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) dan PT Astra International Tbk (ASII) yang masing-masing naik 1,41% dan 1,35% menjadi pendorong utama terhadap penguatan JII hari ini.

Sejalan dengan JII, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,98% atau 57,67 poin di level 5.931,27, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,42% atau 24,88 poin di posisi 5.898,48.

IHSG melanjutkan penguatannya setelah pada perdagangan Rabu (19/9/2018) ditutup rebound 1,06% atau 61, 81 poin ke level 5.873,60. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.897,60-5.941,01.

Dari 602 saham yang diperdagangkan di IHSG hari ini, 239 saham di antaranya menguat, sedangkan 159 saham melemah dan 204 saham lainnya stagnan.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG ditutup menguat, dengan dorongan terbesar dari sektor industri dasar yang naik 1,82%, disusul sektor konsumer yang menguat 1,21%. Adapun sektor properti berakhir stagnan.

 

Saham-saham indeks syariah yang menguat:

TLKM

+1,41%

ASII

+1,35%

UNVR

+0,92%

ADRO

+3,74%

Saham-saham indeks syariah yang melemah:

EXCL

-2,34%

BSDE

-0,87%

SMRA

-1,31%

 

-1,60%

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top