Ditutup Turun 0,06%, Jakarta Islamic Index Akhiri Reli

Reli indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir pada perdagangan hari ini, Rabu (20/9/2017), penurunan pertama dalam empat hari perdagangan berturut-turut.
Renat Sofie Andriani | 20 September 2017 18:13 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Reli indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir pada perdagangan hari ini, Rabu (20/9/2017), penurunan pertama dalam empat hari perdagangan berturut-turut.

JII ditutup turun 0,06% atau 0,45 poin di level 744,39 setelah dibuka dengan kenaikan 0,06% atau 0,44 poin di level 745,28.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di kisaran 741,25-746,46. Adapun pada perdagangan Selasa (19/9), JII berakhir dengan penguatan 0,30% di posisi 744,85.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 11 saham syariah menguat, 14 saham melemah, dan 5 saham syariah stagnan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang merosot 1,26% menjadi penekan utama terhadap berakhirnya reli JII pada perdagangan hari ini, diikuti TLKM (-0,42%) dan LPPF (-4,12%).

Di sisi lain, indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kelima berturut-turut, ke level penutupan tertinggi dalam lebih dari tiga pekan.

IHSG ditutup menguat 0,09% atau 5,25 poin di level 5.906,57, setelah dibuka dengan kenaikan 0,01% atau 0,88 poin di posisi 5.902,21.

Meskipun mampu memperpanjang penguatannya dengan dibuka di zona hijau, IHSG berbalik ke zona merah di awal perdagangan. IHSG kemudian terpantau bergerak fluktuatif, namun mampu kembali menguat di akhir perdagangan.  

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 5.885,83 – 5.908,86.

 

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

ASII

-1,26

TLKM

-0,42

LPPF

-4,12

KLBF

-0,86

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNTR

+2,81

INDF

+1,75

INCO

+4,10

TPIA

+1,20

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

 

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top