IHSG Berbalik Melemah, Sektor Tambang Penekan Utama

Sektor tambang melorot dan menjadi penekan utama atas perubahan negatif indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini, Rabu (27/9/2017).
Renat Sofie Andriani | 27 September 2017 09:54 WIB
Pengunjung mengamati papan elektronik yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan 9IHSG), di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Sektor tambang melorot dan menjadi penekan utama atas perubahan negatif indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal perdagangan hari ini, Rabu (27/9/2017).

IHSG hari ini dibuka dengan penguatan 0,15% atau 8,63 poin di level 5.872,59, namun kemudian terkikis menjadi kenaikan hanya 0,03% atau 1,73 poin ke level 5.865,69 pada pukul 09.19 WIB.

Pergerakannya kemudian berbalik melemah hingga 0,20% atau 11,44 poin ke level 5.852,52 pada pukul 09.33 WIB.

Sebanyak 82 saham bergerak menguat, 118 saham bergerak melemah, dan 360 saham stagnan dari 560 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor tambang (-1,85%) dan industri dasar (-0,82%).

Sementara itu, tiga sektor lainnya bergerak positif dipimpin sektor konsumer yang naik 0,31%.

Sebelumnya pada pukul 09.19 WIB, empat dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan support utama sektor konsumer (+0,73%) dan aneka industri (+0,54%).

Adapun lima sektor lainnya bergerak turun, dipimpin sektor tambang yang melemah 1,55%.

 

Pergerakan Sektor IHSG Pukul 09.34 WIB

Sektor

Perubahan

Tambang

-1,85%

Industri dasar

-0,82%

Properti

-0,66%

Finansial

-0,39%

Infrastruktur

-0,16%

Pertanian

-0,04%

Konsumer

+0,31%

Aneka Industri

+0,25%

Perdagangan

+0,25%


sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top