20 Saham Tertekan, Jakarta Islamic Index Melemah 0,8% di Sesi I

Indeks syariah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,14% atau 1,03 poin di level 734,26 dan turun 0,8% atau 5,90 poin di level 729,38 di jeda siang.
Aprianto Cahyo Nugroho | 18 Desember 2017 13:13 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (18/12/2017).

Indeks syariah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,14% atau 1,03 poin di level 734,26 dan turun 0,8% atau 5,90 poin di level 729,38 di jeda siang.

Adapun pada perdagangan Jumat pekan lalu (15/12), JII berakhir menguat 0,04% atau 0,26 poin di level 735,29. Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I, indeks syariah bergerak di kisaran 728,07-735,50.

Dari 30 saham yang diperdagangkan, sebanyak 6 saham menguat, 20 saham melemah, dan 4 saham stagnan.

Pelemahan saham PT Astra International Tbk  (ASII) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) masing-masing sebesar 2,11% dan 1,18% mendorong pergerakan JII siang ini.

Sejalan dengan JII, indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,50% atau 30,62 poin ke level 6.088,80 di akhir sesi I, setelah pagi tadi dibuka turun 0,13% atau 7,73 poin di level 6.111,68.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif cenderung melemah di kisaran 6.083,19 - 6.120,73.

Sebanyak 115 saham menguat, 182 saham melemah, dan 270 saham stagnan dari 567 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama sektor aneka industri (-1,71%), infrastruktur (-0,77%), dan properti (-0,67%). Adapun sektor pertanian bergerak di zona hijau sendiri dengan kenaikan tipis 0,05%.

 

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

ASII

-2,11%

TLKM

-1,18%

UNTR

-1,13%

SMGR

-0,34%

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

KLBF

+1,20%

INCO

+2,11%

ICBP

+0,57%

LSIP

+3,15%

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top