Sapih Usaha Syariah, Mandiri Finance Rampungkan Proses Perizinan

Direktur Utama MUF, Stanley Atmadja mengatakan izin pendirian unit usaha syariah saat ini memasuki tahapan final di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni presentasi bussiness plan.
Reni Lestari | 08 Maret 2018 15:50 WIB
Direktur Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF) Stanley Setia Atmadja (kanan), memberikan paparan didampingi Senior Executive Vice President Marketing New Car & New Motorcycle Yanto Tjia, saat konferensi pers MUF menuju Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di Jakarta, Selasa (8/8). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mandiri Utama Finance (MUF) segera mengoperasikan unit usaha syariah (UUS) secara terpisah. Proses perizinan spin off tersebut ditarget rampung pada kuartal pertama tahun ini.

Direktur Utama MUF, Stanley Atmadja mengatakan izin pendirian unit usaha syariah saat ini memasuki tahapan final di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni presentasi bussiness plan. "UUS saat ini sudah dalam tahapan presentasi bussiness plan dengan OJK, setelah itu harusnya selesai," kata Stanley kepada Bisnis, Kamis (8/3/2018).

Stanley memperkirakan proses finalisasi izin tersebut memakan waktu hingga akhir bulan ini, sehingga April 2017 UUS tersebut bisa mulai dijalankan. "Mudah-mudahan paling lambat bulan depan sudah on," imbuhnya.

Sementara itu, syarat-syarat lain untuk mendirikan UUS sudah dipenuhi sebelumnya, antara lain penyetoran modal kerja minimal Rp 25 miliar sesuai dengan regulasi dari OJK dan penunjukan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Unit usaha syariah tersebut merupakan hasil kerja sama dengan anak usaha lain Bank Mandiri, yakni Bank Syariah Mandiri (BSM).

Jika sudah beroperasi, pembiayaan syariah dari unit usaha akan disinergikan dengan produk MUF reguler. Hal itu bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan karena investasi langsung dinilai akan memberatkan.

Tag : multifinance
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top