20 Saham Turun, Jakarta Islamic Index Melemah pada Sesi I

JII melemah 0,51% atau 3,44 poin ke level 671,68 di jeda siang, setelah dibuka turun 0,41% atau 2,79 poin ke level 672,33. Pada perdagangan Kamis (3/5), JII ditutup merosot 2,96% atau 20,56 poin ke level 675,12 di level 695,69.
Aprianto Cahyo Nugroho | 04 Mei 2018 13:33 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (4/5/2018).

JII melemah 0,51% atau 3,44 poin ke level 671,68 di jeda siang, setelah dibuka turun 0,41% atau 2,79 poin ke level 672,33. Pada perdagangan Kamis (3/5/2018), JII ditutup merosot 2,96% atau 20,56 poin ke level 675,12 di level 695,69.

Sepanjang perdagangan hingga akhir sesi I hari ini, indeks syariah bergerak di kisaran 663,51-675,51. Dari 30 saham yang terdaftar pada JII, 8 saham terpantau menguat, 20 saham melemah, sedangkan 2 saham lainnya stagnan.

Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) yang anjlok 4,09% menjadi penekan utama pergerakan JII siang ini, diikuti saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang turun 0,69%.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,95% atau 55,47 poin ke level 5.803,26 di akhir sesi I, setelah dibuka turun 0,16% atau 9,42 poin di level 5.849,31. Adapun pada perdagangan Kamis (3/5), IHSG berakhir anjlok 2,55% atau 153,51 poin di level 5.858,73.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.768,38 – 5.855,11. Sebanyak 121 saham menguat, 220 saham melemah, dan 236 saham stagnan dari 577 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG menetap di zona merah dengan tekanan utama sektor finansial (-1,93%), tambang (-0,92%), dan konsumer (-0,85%).

Saham-saham indeks syariah yang melemah siang ini:

INDF

-4,09%

ASII

-0,69%

TLKM

-0,53%

TPIA

-1,6%

Saham-saham indeks syariah yang menguat siang ini:

UNVR

+0,55%

LPPF

+2,67%

PTBA

+1,83%

ICBP

+0,3%

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top