Tak Mengekor IHSG, Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah

JII ditutup melemah 0,35% atau 2,3 poin di level 659,67, setelah dibuka dengan pelemahan 1,42% atau 9,4 poin di posisi 652,57. Adapun pada perdagangan Selasa (15/5), JII ditutup merosot 2,52% atau 17,14 poin di level 661,97.
Aprianto Cahyo Nugroho | 16 Mei 2018 17:44 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (16/5/2018).

JII ditutup melemah 0,35% atau 2,3 poin di level 659,67, setelah dibuka dengan pelemahan 1,42% atau 9,4 poin di posisi 652,57. Adapun pada perdagangan Selasa (15/5), JII ditutup merosot 2,52% atau 17,14 poin di level 661,97.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks syariah bergerak di level 645,18 - 662,42. Sebanyak 12 saham menguat, 17 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang melemah 3,58 menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti TPIA (-2,89%) dan KLBF (-3,25%).

Berbanding terbalik dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu ditutup rebound meski hanya 0,06% atau 3,35 poin ke level 5.841,46, setelah dibuka dengan pelemahan 0,98% atau 57,24 poin di level 5.780,88.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada level 5.738,58 – 5.841,46. Dari 581 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 153 saham menguat, 213 saham melemah, dan 215 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, empat dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin oleh sektor infrastruktur yang menguat 2,19%, disusul sektor tambang yang naik 1,01%.

Adapun  lima sektor lainnya melemah dan menekan pergerakan IHSG, dipimpin sektor konsumer dan industri dasar yang melemah masing-masing 0,76% dan 0,49%.


Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNVR

-3,58

TPIA

-2,89

KLBF

-3,25

SMGR

-2,25

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TLKM

+3,26

ADRO

+4,96

PGAS

+2,67

ICBP

+1,22

 

 Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top