Berfluktuasi Sepanjang Perdagangan, Jakarta Islamic Index Ditutup Menguat

JII ditutup menguat 0,64% atau 4,13 poin ke level 652,13 pada perdagangan hari ini, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,52% atau 3,39 poin ke level 651,87.
Aprianto Cahyo Nugroho | 23 Agustus 2018 17:15 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan, di Jakarta, Selasa (27/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (23/8/2018), setelah berfluktuasi sepanjang perdagangan.

JII ditutup menguat 0,64% atau 4,13 poin ke level 652,13 pada perdagangan hari ini, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,52% atau 3,39 poin ke level 651,87.

Adapun pada perdagangan sebelum libur Iduladha, Selasa (21/8), JII ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,72% atau 4,63 poin ke level 648,47.

Sepanjang perdagangan di sesi I, JII bergerak di kisaran 644,14-654,46. Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan, 17 saham di antaranya menguat, 11 saham melemah, dan 2 saham lainnya stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang menguat 1,76% menjadi penopang utama terhadap penguatan JII pagi ini, diikuti PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) yang menguat 7,59%.

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,65% atau 38,64 poin ke level 5.982,98, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,30% atau 17,80 poin di level 5.962,10.

Sepanjang perdagangan di sesi I hari ini, IHSG bergerak fluktuatif pada kisaran level 5.934,29-5.991,30.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 171 saham menguat, 203 saham melemah, dan 225 saham stagnan dari 599 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berada di teritori positif dengan dorongan utama dari sektor finansial yang menguat 2,10%, disusul sektor industri dasar dengan penguatan 2,1%.

Sementara itu, tiga sektor lain melemah dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut, dipimpin sektor infrastruktur yang melemah 1,36%.

 

Saham-saham syariah yang menguat:

UNVR

+1,76%

INGP

+7,59%

SMGR

+5,22%

PGAS

+5,18%

Saham-saham syariah yang melemah:

TLKM

-1,49%

ASII

-0,67%

ITMG

-4,20%

PTBA

-1,94%

Sumber: Bloomberg

Tag : indeks syariah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top