Oktober 2018, Pembiayaan KPR Syariah SMF Capai Rp2,2 Triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mencatatkan outstanding pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah syariah sebesar Rp2,2 triliun hingga Oktober 2018.
Reni Lestari | 16 November 2018 16:53 WIB
Kantor PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mencatatkan outstanding pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah syariah sebesar Rp2,2 triliun hingga Oktober 2018.

Kepala Divisi Manajemen Kredit Sarana Multigriya Finansial (SMF) Eko Ratrianto mengatakan jumlah tersebut diperkirakan tidak akan bertambah banyak sampai akhir tahun ini. 
 
"Sudah akhir tahun, tidak banyak sepertinya kalau ada [kenaikan]," ujarnya di Jakarta, Jumat (16/11/2018). 
 
Eko melanjutkan belum ada dampak yang terlalu signifikan terhadap pertumbuhan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) syariah SMF sejak perseroan mendirikan Unit Usaha Syariah (UUS) pada Juli 2018. Secara umum, bisnis KPR syariah dinilai masih butuh banyak dorongan untuk dapat berkembang. 
 
"Secara bisnis sebenarnya kenaikannya belum bisa dibilang signifikan, karena growth dari KPR syariah tidak terlalu besar, porsinya 15% dari perbankan. Sementara itu, pemainnya banyak, masih butuh dorongan supaya bisnis syariah bisa lebih berkembang," jelasnya. 
 
Kendala perkembangan industri keuangan syariah Indonesia adalah sistem konvensional telah jauh lebih dulu dikenal luas dan matang secara sistem. Fakta tersebut tetap berlangsung meskipun mayoritas penduduk Indonesia merupakan Muslim. 
 
"Kebanyakan masyarakat mempertimbangkan produknya murah saja, tanpa benar-benar menginginkan produk syar'i. Yang seperti itu yang menyebabkan bisnis syariah tidak berkembang," terang Eko. 
 

Tag : keuangan syariah, smf
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top